Belajar Java OOP: Menggunakan Method Setter dan Getter untuk Enkapsulasi
Belajar OOP PHP : Method Constructor Dan Destructor
Constructor adalah fungsi khusus / fungsi unik yang akan di panggil secara otomatis pada saat object dibuat. Secara umum, pada saat pembuatan object, class harus meng-inisialisasikan variablenya untuk menghindari error yang tidak diinginkan sedangkan adalah method khusus yang dijalankan secara otomatis pada saat sebuah objek dihapus. Di dalam PHP, seluruh objek secara otomatis dihapus ketika halaman PHP dimana objek itu berada selesai diproses. berikut ini adalah contoh nya :
<?php
class person {
var $name;
function __construct($persons_name) {
echo "<p>initialize class</p>";
}
function set_name($new_name) {
$this->name = $new_name;
}
function get_name() {
return $this->name;
}
function __destructor(){
echo "<p>end class</p>";
}
}
?>
Melindungi Method Dan Property Dengan Enkapsulasi (Encapsulation)
Dengan enkapsulasi, kita bisa membuat pembatasan akses kepada property dan method, sehingga hanya property dan method tertentu saja yang bisa diakses dari luar class. Enkapsulasi juga dikenal dengan istilah ‘information hiding’. ada 3 jenis enkapsulasi yang bisa anda manfaatkan yaitu Public, Private Protected.
Method setter dan getter adalah dua method yang tugasnya untuk mengambil dan mengisi data ke dalam objek.
Dalam OOP kita sering mendengar istilah encapsulation (pembungkusan), di mana data dibungkus dengan modifier
private agar tidak bisa diakses secara langsung dari luar class.
Nah method setter dan getter inilah yang akan membantu kita mengakses data tersebut.
Mengapa harus dibuat seperti ini?
Ada beberapa alasannya:
- Untuk meningkatkan keamanan data;
- Agar lebih mudah dalam mengontrol atribut dan dan method;
- Class bisa kita buat menjadi read-only dan write-only;
- dan fleksibel: programmer dapat mengganti sebagian dari kode tanpa harus takut berdampak pada kode yang lain.
Membuat getter dan setter pada Java
1. Saya biasa pakai Netbeans, jadi silakan buka aplikasi Netbeans, lalu buat sebuah Java Class untuk menyimpan nilai dari Setter, misal namanya variabelUser. Langkah awal kita buat getter dan setter untuk menampilkan nama dahulu.
2. Didalam public class variabelUser, tambahkan sintax berikut
private static String namaUser, umur, jenisKelamin;
Note : namaUser, umur, dan jenisKelamin merupakan sebuah variable dengan type data String yang nanti akan menyimpan nilai dari hasil Setter.
3. Selanjutnya baru kita buat Getter dan Setter nya dengan cara generate otomatis supaya mudah. Tepat dibawah syntax private static yang tadi, klik kanan kemudian pilih Insert Code | Getter and Setter

Selanjutnya ceklis semua variable nya dan klik Generate

Nanti akan otomatis muncul syntax method untuk Getter dan Setter nya seperti berikut
// Ini method Getter public static String getNamaUser() { return namaUser; } // Ini method Setter public static void setNamaUser(String namaUser) { variabelUser.namaUser = namaUser; } public static String getUmur() { return umur; } public static void setUmur(String umur) { variabelUser.umur = umur; } public static String getJenisKelamin() { return jenisKelamin; } public static void setJenisKelamin(String jenisKelamin) { variabelUser.jenisKelamin = jenisKelamin; }
Perbedaan dari method getter dan setter yaitu dari nilai kembalian, parameter dan isi method nya.
Getter memiliki nilai kembalian sesuai dengan type data yang diambil, makanya getter memiliki return, sedangkan Setter tidak memiliki nilai kembalian (void) karena tugasnya hanya mengisi nilai ke dalam variable tersebut.
4. Method getter dan setter sudah selesai dibuat, selanjutnya kita buat Java Class baru untuk menampilkan nilai hasil dari method getter dan setter.
// Menggunakan method Setter variabelUser.setNamaUser("Rizky Pratama"); variabelUser.setJenisKelamin("Laki-laki"); variabelUser.setUmur("21 Tahun"); // Menggunakan method Getter System.out.println("Nama : "+variabelUser.getNamaUser()); System.out.println("Jenis Kelamin : "+variabelUser.getJenisKelamin()); System.out.println("Umur : "+variabelUser.getUmur());
variabelUser itu merupakan nama Class yang berisi method getter dan setter. Terlihat diatas untuk menyimpan nilai menggunakan set, dan untuk mengambil nilai menggunakan get
Kalau di running akan menghasilkan output seperti berikut.

Cukup mudah bukan, untuk getter dan setter sangat bisa diimplementasikan untuk pembuatan aplikasi yang lebih komplek.
Mungkin cukup sekian, semoga bermanfaat
Tips Cepat Membuat Method Setter dan Getter di Netbeans
Kita sudah membuat contoh setter dan getter untuk dua atribut data.
Bagaiman akalau ada banyak data? misal ada 10 atribut yang membutuhkan method setter dan getter.
Kita bisa memanfaatkan fitur generator di Netbeans.
Caranya:
Pertama buat dulu atribut data yang akan dibuatkan method setter dan getter seperti ini:
class Book {
private String title;
private String author;
private String price;
private String isbn;
private String year;
}
Setelah itu klik kanan, lalu pilih Insert Code… atau tekan tombol
Alt+Insert sehingga akan muncul menu seperti ini:
Pilih Setter and Getter untuk masuk ke menu generator Setter dan Getter. Lalu tentukan atribut yang akan dibuatkan method setter dan getter-nya.

Kalik Generate untuk membuatnya…

Selesai dalam sekejap…
Generator setter dan getter tidak hanya ada di Netbeans saja. Pada IDE seperti Intellij dan Android Studio juga ada.
Namun mungkin tombol atau menu untuk mengaksesnya berbeda.
Intinya… method setter dan getter bertugas untuk mengakses dan mengisi data ke dalam objek.
Kita akan banyak menemukannya di contoh-contoh kasus tertentu. Seperti dalam pembuatan model data, pembuatan aplikasi android, dll.
Referensi:
-Belajar Java OOP: Menggunakan Method Setter dan Getter untuk Enkapsulasi
-Menggunakan Getter dan Setter Untuk Enkapsulasi pada Java | Rizky Pratama
Referensi:
-Belajar Java OOP: Menggunakan Method Setter dan Getter untuk Enkapsulasi
-Menggunakan Getter dan Setter Untuk Enkapsulasi pada Java | Rizky Pratama
Komentar
Posting Komentar